Kata-kata Mutiara Hikmah Alqur’an



Kata-kata Mutiara Hikmah Alqur’an

”Sungguh  Allah akan mengankat derajat oaring-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat.”
“Taatlah kepada Allah dan rosul-Nya (Nabi Muhammad. SAW), serta ikutilah para pemimpinmu yang saleh.”
“Sesungguhya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri yang mau merubahnya.”
“Segala sesuatu itu ada jalanya, dan jalan menuju surge adalah ilmu. Barang siapa yang berjalan di atasnya, maka ia akan sampai.”
“Di dalam diri manusia terdapat segumpal daging, yang bilamana baik maka baiklah ia. dan bilamana buruk, maka buruklah ia.”
“Makin tinggi ilmu seseorang, makin sedikitlah bicaranya. Bicara itu hiasan, diam itu keselamatan, maka boleh bicara tapi jangan berlebihan.”
“Allah akan selalu menyayangi umatNya yang bersabar dan yang berbuat kebaikan dengan sesamanya.”
“Islam mengajarkan kepada umatNya untuk menyayangi yang lebih kecil dan menghormati yang lebih tua.”
“Berfikirlah dahulu sebelum berbuat sesuatu.”
“Apabila kita mempunyai keinginan yang harus dicapai, berdoalah kepada Allah dan teruslah berusaha dengan terus menerus.”
“Wahai teman-temanku, apabila kelak kita menjadi orang yang pintar (Aamiin), maka ajarilah mereka yang bodoh.”
Sesungguhnya yang punya rasa takut kepada Allah diantara hambaNya hanyalah Ulama (orang-orang yang beriman).”
“Membaca adalah guru yang paling tahu dengan segala ilmu.” (alqiroatu ‘aalimun bikulli ‘ilmin)
“Buku adalah jendela dunia, untuk itu bukalah jendelanya degan terus menerus membaca dan membaca.”
“Jadilah manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama dengan cara rajin belajar dan berbakti kepada kedua orang tua.”
“Orang alim yang tidak mengamalkan ilmunya akan disiksa sebelum para penyembah berhala.”
“Beramallah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan beramallah untuk akheratmu seakan-akan kamu mati besok.”
Empat golongan menurut Imam Ghazali:
1. Orang yang pandai tapi dia mengamalkan ilmunya, maka ikutilah ia.
2. Orang yang pandai tapi tidak mengamalkan ilmunya, maka ingatkanlah ia.
3. Orang yang bodoh tapi dia mengakui kebodohanya, maka ajarilah ia.
4. Orang yang bodoh tapi tidak mengakui kebodohanya, maka tinggalkanlah ia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar